by

Destinasi Wisata Sejarah ke Museum Sangiran di Sragen

-Sejarah, Wisata-68 views

Destinasi Wisata Sejarah ke Museum Sangiran di Sragen – Saat belajar sejarah anda tentu pernah mendengan sebutan Pithecanthropus Erectus. Nama tersebut diberikan oleh ilmuwan bernama Eugene Dubois untuk sebutan manusia purba pertama yang ditemukan di wilayah Trinil Sragen. Kini kawasan tersebut telah didirikan Museum Sangiran yang menyimpan replika dari tulang belulang manusia purba yang ditemukan pada tahun 1891.

Di tempat ini para pengunjung dapat melihat perbedaan manusia jaman sekarang dengan manusia di jaman dahulu. Bentuk manusia di jaman dahulu berbeda-beda di setiap daerahnya. Beberapa manusia di jaman dahulu mengalami pertumbuhan yang sangat besar sehingga akan terlihat lebih besar atau raksasa bila dibandingkan dengan manusia di zaman sekarang. Untuk menambah pengetahuan, pengunjung dapat meminta bantuan dari para tour guide untuk menjelaskan setiap fosil yang ada, dan anda hanya perlu membayar tip atau upah untuk tour guide tersebut.

Wisata Edukasi

Berkunjung ke museum Sangiran tentu akan memberikan banyak manfaat bagi anda dan keluarga. Wisata ini cocok sebagai wisata edukasi khususnya bagi para anak-anak untuk mempelajari terkait manusia purbakala. Pasalnya, tempat ini menyimpan sebanyak kurang lebih 13.700 fosil sebagai koleksinya dan dipertunjukkan kepada para pengunjung. Di setiap tempat display, para pengunjung akan dipertontonkan jenis-jenis manusia purbakala yang pernah hidup di Jawa. Keterangan yang diberikan pun ditulis dalam dua bahasa yakni Indonesia dan juga Inggris.

Selain sebagai tempat edukasi, tempat ini juga sangat bagus untuk berfoto bersama karena kawasan yang rindang dengan berbabgai macam jenis fosil dan juga patung unik yang ada. Tak ayal bila tempat ini seringkali dijadikan sebagai destinasi wisata edukasi, terutama bagi para siswa SD, SMP, dan SMA di saat berlibur.

Situs Warisan Dunia

Atas kearifan yang dimiliki dan fosil yang disimpan itulah, Museum Sangiran ini menjadi salah satu situs warisan dunia yang telah ditetapkan oleh badan Perserikatan Bangsa-Bangsa, UNESCO. Museum ini sering pula dikunjungi oleh para ilmuwan terutama untuk melakukan penelitian di bidang geologi, arkeologi, biologi, dan juga paleoanthropology. Ilmu-ilmu tersebut merupakan bidang ilmu yang mempelajari sejarah kehidupan berdasarkan struktur fosil yang ditemukan. Tentu sebagai warga negara Indonesia kita patut berbangga hati karena banyaknya tempat wisata di Indonesia yang dinobatkan oleh UNESCO sebagai bagian dari warisan dunia. Oleh karena itu, untuk menghormatinya maka kunjungilah tempat-tempat tersebut.

Menuju ke Sini

Untuk menuju ke Museum Sangiran di kabupaten Sragen ini, perjalanan akan membutuhkan kurang lebih 20 hingga 30 menit dari tengah kota Sragen. Untuk rute lebih detilnya, sebaiknya anda disarankan untuk menggunakan google map karena rute yang sedikit berkelok dan jalanan berliku. Namun ada juga petunjuk jalan yang akan mengarahkan anda menuju museum.

Biaya Masuk

Untuk tiket masuk ke musem, pengunjung hanya dikenakan biaya Rp5.000 saja. Namun biaya tersebut belum mencakup biaya parkir, karena setiap kendaraan yang masuk akan dikenakan tariff parkir mulai dari Rp2.000 untuk sepeda motor, Rp5.000 untuk mobil pribadi, dan juga Rp8.000 untuk bis.

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

News Feed