by

Mendaki Gunung Agung di Bali Cocok Untuk Kamu Yang Hobi Mendaki

Mendaki Gunung Agung di Bali – Pendakian Gunung Agung di Bali tergolong kategori sedang, yakni tidak terlalu susah dan tidak pula dibilang mudah. Trek atau jalur pendakian yang tinggi akan membuat pendaki pemula merasa berat. Namun sebaliknya, bagi pendaki professional dan yang telah berpengalaman, pendakian di gunung Agung mungkin bukanlah masalah yang besar.

Gunung Agung dianggap sebagai gunung suci di Bali. Oleh karena itu setiap pendaki tidak boleh mendaki secara sembarangan dan harus menjaga sopan santun dan menaati semua aturan yang diberikan oleh penjaga gunung saat sebelum pendakian. Beberapa pura juga dapat dilihat berdiri di sekitar gunung Agung. Tempat ini juga sering dianggap sebagai tempat sembahyang serta tempat yang diagungkan oleh masyarakat Hindu di sekitarnya. Tak ayal namanya pun disebut sebagai Gunung Agung atau yang berarti gunung yang besar dan agung.

Beberapa pendakian sangat curam. Saat Anda mendaki di malam hari sulit membayangkan betapa curamnya kelilingnya. Di siang hari, dalam perjalanan turun, kecuraman lereng sudah jelas. Jika Anda memiliki masalah serius dengan ketinggian, ini bukan untuk Anda.

Persiapan

Sebelum melakukan pendakian, setiap pendaki diharapkan untuk memiliki stamina yang kuat. Beberapa pendaki mengalami kelelahan saat di tengah perjalanan dan tentu sangat merepotkan para pendaki lainnya. Oleh karena itu, sebelum mendaki pastikan semua badan sehat dan bugar. Lakukan cek kesehatan untuk mengkontrol tekanan darah serta kondisi tubuh. Pastikan anda tidur yang cukup sebelum pendakian. Jadi sangat disarankan bagi anda untuk menginap di sekitar titik awal pendakian untuk dapat beristirahat dengan cukup. Selain itu, sedia tenda bila sewaktu-waktu anda kelelahan, sehingga anda bersama rombongan dapat beristirahat selama perjalanan.

Rute Pendakian

Gunung Agung memiliki dua rute trekking utama. Daun yang lebih populer dari Pura Pasar Agung dan mengarah ke tepi kawah, yaitu 2.866 meter di atas permukaan laut. Rute yang kurang populer (dan yang tampaknya lebih sulit lagi) berangkat dari Pura Besakih dan mengarah ke puncak mutlak pada 3.031 meter. Sementara semua yang telah saya baca menunjukkan bahwa Anda harus pergi dari Besakih untuk mencapai puncak yang benar, saya melihat sebuah kelompok pada hari saya memanjat yang berangkat dari Pasar Agung tapi kemudian bercabang untuk mencapai puncak. Bicaralah dengan panduan Anda mengenai hal ini.

Seperti yang untuk memilih, puncak menawarkan pemandangan 360 derajat yang lengkap dari Bali, sedangkan pelek kawah terutama dilihat dari Bali selatan dan timur. Perjalanan puncak jauh lebih menantang. Pada hari pendakian saya ada sekitar 30 orang di tepi kawah dan hanya empat orang di puncak. Lihat Gunung Bagging untuk rincian penulisan di rute trekking Agung.

Biaya

Sebelum pendakian, setiap pendaki akan dikenakan biaya retribusi saat memasuki kawasan Gunung Agung. Biaya retribusi tersebut berkisar antara Rp5.000 hingga Rp10.000. Saat membayar retribusi, warga lokal juga akan mencatat data diri pengunjung sebagai data untuk menunjukkan jumlah pendaki yang saat itu tengah melakukan pendakian.

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

News Feed