by

Menikmati Keindahan Alam Dataran Tinggi Dieng di Wonosobo

Menikmati Keindahan Alam Dataran Tinggi Dieng di Wonosobo – Dataran Tinggi Dieng, mengacu pada dataran tinggi berawa yang terletak 2.093 di atas permukaan laut antara kabupaten Banjarnegara dan Wonosobo di Jawa Tengah. Dataran tinggi ini sangat terkenal di kalangan dunia arkeologi sebagai tempat Kuil Hindu tertua di Jawa ditemukan. Nama ‘Dieng’ berasal dari Di-Hyang (di atas para Dewa), dan diperkirakan bahwa ini pernah menjadi lokasi sebuah kota kuil para imam. Saat ini, situs ini harus dikunjungi bagi para peminat arkeologi dan mereka yang ingin menjelajah jawa tengah luar biasa Yogyakarta dan Solo. Untuk menghargai Dieng, sebaiknya tinggal di desa Dieng, meski Wonosobo memiliki fasilitas yang lebih baik dan lebih populer sebagai pintu gerbang utama. Bergantian, banyak perusahaan travel Yogyakarta juga menawarkan wisata ke Dieng.

Candi

Telah dikatakan bahwa pada awalnya ada lebih dari 400 kuil, dibangun antara abad ke 8 dan 9 tapi sekarang hanya tinggal 8. Berkumpul di dataran tengah adalah Kompleks Arjuna yang terdiri dari candi Siwa, yang seperti candi Dieng lainnya, dinamai sesuai dengan pahlawan wayang cerita Mahabharata Epic – Arjuna, Puntadewa, Srikandi, Sembrada dan Semar. Kuil-kuil ini dihubungkan oleh trotoar yang terangkat, karena sebagian besar lahan ini tergenang air, namun Anda dapat melihat sisa-sisa terowongan bawah tanah kuno yang pernah mengeringkan dataran. Terletak lebih jauh ke selatan adalah Candi Gatutkaca, Candi Bima, Candi Dwarawati.

Telaga

Telaga Warna dan Telaga Pengilon berada berdekatan satu sama lain, hanya terbagi oleh dataran yang terbentang di antara keduanya dan selanjutnya harus dikunjungi atraksi bagi siapa saja yang berkunjung ke Dieng. Telaga Warna adalah danau yang indah dengan warna biru kehijauan yang disebabkan oleh endapan belerang yang menggelegak di sekitar pantainya, sementara Telaga Pengilon adalah danau jernih yang dinamai sesuai dengan kata Jawa untuk ‘cermin’ karena permukaannya yang tenang dan jernih, menyerupai cermin. Selain dari hutan dan perbukitan yang luar biasa indah, danau-danau ini juga berada di tempat Anda bisa menemukan bebek bebek mliwis atau Bebek Hitam Pasifik, jenis yang tidak biasa di pulau ini.

Menuju ke Dieng

Untuk menuju ke Dieng, anda dapat mengakses dari Kabupaten Wonosobo terlebih dahulu. Untuk memudahkan perjalanan, sangat disarankan untuk menggunakan Google Map. Pasalnya jalanan sangat berkelok dan berliku karena merupakan kawasan dataran tinggi.

Biaya Masuk

Untuk harga tiket masuk ke kawasan Dieng, setiap orang akan dikenakan Rp10.000 baik dewasa maupun anak-anak. Selain itu, sebelum memasuki kawasan Dieng, terutama bagi yang berasal dari arah Wonosobo akan dikenakan biaya retribusi Rp10.000 per kendaraan. Biaya tersebut termasuk mengakses ke mata air Bimo Lukar serta gardu pandang. Namun untuk memasuki kawasan telaga warna, setiap pengunjung akan dikenakan biaya lagi sebesar Rp7.500 per orang untuk hari Senin-Sabtu, dan Rp 8.500 untuk di hari Minggu dan hari libur.

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

News Feed