Satu Lagi Wisata Pantai di Banyuwangi: Pantai Dodol

Satu Lagi Wisata Pantai di Banyuwangi: Pantai Dodol – Kebanyakan pantai di Kabupaten Banyuwangi terletak di pesisir selatan, dan menawarkan tempat menarik untuk berselancar. Namun, letak demografis kabupaten Banyuwangi yang berada di wilayah paling ujung pulau Jawa ini menjadikan Banyuwangi juga memiliki wisata pantai di beberapa bagian wilayahnya. Salah satunya yang berada di kawasan jalur Pantai Utara (Pantura) adalah Pantai Dodol

Lokasi

Dibandingkan dengan beberapa pantai lain yang ada di Banyuwangi, Pantai Dodol ini sangat strategis dan mudah untuk dilalui. Saat anda berkunjung ke Banyuwangi melewati jalur Pantura, maka otomatis anda akan melewati pantai ini. Lokasi tepatnya berada di Kecamatan Kalipuro, Banyuwangi. Namun bagi anda yang datang dari pelabuhan Ketapang, pantai ini juga sangat strategis dan mudah dituju. Anda tinggal berjalan melalui jalur Pantura saat keluar dari pelabuhan, dan dalam jarak kurang lebih setengah kilometer, anda dapat melihat keindahan pantai ini.

Pemandangan

Karena berlokasi dekat dengan pelabuhan dan berada di sepanjang jalur Pantura, mungkin anda tidak akan terlalu banyak melihat pemandangan hijau di sekeliling pantai. Namun anda akan disuguhkan dengan pemandangan kapal-kapal fery yang menyeberang dari dari Pulau Bali atau dari pulau lainnya ke pelabuhan Ketapang, Banyuwangi. Di balik pemandangan kapal-kapal fery tersebut, anda juga dapat melihat pemandangan latar belakang dataran tinggi di kejauhan. Sehingga bila anda berfoto dan mengambil angle yang tepat, anda akan mendapatkan hasil foto mirip di pantai yang ada di negara Yunani dengan latar belakang lautan biru menghampar dengan beberapa kapal.

Selain pemandangan alam tersebut, ciri khas dari pantai ini adalah adanya Patung Gandrung dengan tulisan “Selamat Datang” di bawahnya. Patung tersebut merupakan ikon dan simbol dari Kabupaten Banyuwangi, yang menandakan bahwa anda sudah masuk atau berada di wilayah kabupaten Banyuwangi.

Aktivitas yang Dapat Dilakukan

Berenang mungkin tidak disarankan untuk dilakukan di sepanjang pantai yang sedikit sibuk tersebut. Namun bila pengunjung hanya sekedar ingin bermain air laut atau dalam istilah Jawa disebut “koceh,” maka anda masih diperbolehkan selama anda masih berada di bibir pantai.

Menikmati pemandangan sambil mengabadikannya dalam foto adalah suatu keharusan di pantai ini. Selain berfoto, anda juga dapat mencoba menaiki kapal yang disewakan oleh penduduk sekitar dan berlayar hingga ke tengah lautan, sebelum kembali lagi ke tepi pantai. Selain itu, para pengunjung yang hobi memancing juga dapat menambatkan kailnya di tepi pantai ini, karena banyak para warga lokal yang menghabiskan waktu untuk memancing.

Puas bermain di tepian pantai, para pengunjung dapat mengisi perut di kedai yang ada di sepanjang pantai. Kedai-kedai tersebut menawarkan makanan ringan mulai seperti nasi goreng dan mie instan, hingga olahan ikan laut. Harga yang ditawarkan oleh kedai-kedai tersebut juga lumayan terjangkau.

Biaya

Sebelum masuk ke kawasan ini, setiap pengunjung akan dikenai biaya retribusi sebesar Rp5.000 saja. Biaya tersebut belum termasuk dengan biaya parkir kendaraan, dimana kendaraan beroda dua akan dikenai biaya parkir sebesar Rp3.000, sedangkan kendaraan roda empat akan dikenai biaya Rp7.000.

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

News Feed