by

Tempat Wisata Alam Indonesia: Pendakian di Gunung Rinjani

Tempat Wisata Alam Indonesia: Pendakian di Gunung Rinjani cocok Untuk Liburan Akhir TahunPada ketinggian 3.726 meter di atas permukaan laut, Gunung Rinjani yang menakjubkan adalah gunung berapi kedua tertinggi di Indonesia, setelah Kerinci di Sumatera, dan puncak tertinggi ke 15 di negara ini. Dari semua aspek yang mendominasi lansekap Lombok, dan dari puncak Anda bisa melihat timur ke Gunung Agung di Bali dan Gunung Tambora di Sumbawa. Pendakian, aktivitas populer bagi pelancong asing dan domestik, tidak kalah melelahkan.

Situs letusan dahsyat di 1257, puncak kembar asli Gunung Samaras diperkirakan mencapai ketinggian sekitar 4.200 meter. Letusan tersebut dipandang sebagai penyebab utama “zaman es mini” pada saat itu (sama seperti Tambora tetangga pada abad ke-19).

Setelah letusan tersebut, kerucut diyakini telah roboh ke dalam kaldera (juga seperti Tambora) yang membentuk danau Segara Anak yang cantik dengan “gunung berapi bayi” baru Gunung Barujari yang menggelegak jauh. Barujari tetap aktif sampai hari ini dengan setidaknya empat letusan atau ledakan sejak tahun 2000, namun bahkan saat tidak meletus, jika bentuk pemandangannya indah, baik dari tepi kawah maupun, di dalam kaldera, dari tepi danau. Seluruh puncaknya sekarang disebut Rinjani, bukan Samaras.

Pendakian Rinjani, baik ke tepi kawah atau puncak sebenarnya, adalah salah satu kegiatan terpopuler di Lombok, namun seiring dengan pendakian Gunung Agung di Bali, fakta bahwa setiap pria dan anjingnya akan dengan senang hati memesankan Anda ke pendakian. Paket tidak boleh dianggap sebagai saran agar pendakian mudah dilakukan.

Jalur Pendakian

Treks dijalankan dari dua jalur akses: Senaru ke utara puncak dan Sembalun Lawang, ke timur. Mereka datang dalam tiga rasa utama: sebuah perjalanan satu malam, puncak saja, perjalanan puncak dua malam dan danau, dan pertemuan puncak tiga malam dan danau. Ada pro dan kontra untuk setiap pendekatan dan tidak ada rute yang “mudah”. Sebagai pemandu kami, Padila berkata, “Anda perlu merasakan rasa sakit untuk mendapatkan sesuatu yang baik.”

Paket Pendakian

Ada tiga paket pendakian yang biasa ditawarkan untuk medaki gunung rinjani. Pertama adalah paket satu hari, kemudian paket dua hari, dan paket tiga hari. Untuk paket sehari tentu akan membutuhkan stamina yang ekstra kuat, karena waktu untuk beristirahat akan kurang. Sedangkan untuk perjalanan paling lambat yakni paket tiga hari tentu akan memberikan kesempatan para pendaki untuk beristirahat di tenda yang telah dibawa. Karena proses pendakian cukup lama, maka persiapkan pula perbekalan yang cukup untuk kebutuhan selama perjalanan.

Menuju ke Rinjani

Untuk menuju ke Rinjani, anda dapat memulai perjalanan dari Pulau Lombok. Untuk pergi ke Lombok sendiri, ada beberapa rute yang dapat dicoba antara lain rute laut dengan kapal ferry dari Pulau Bali, dan rute udara yakni dengan penerbangan ke Lombok. Selanjutnya, naik kendaraan darat menuju ke daerah Sembalun. Ada pula pilihan transportasi umum dengan bis dari bandara dengan biaya Rp35.000 dan turun di terminal Mandalika. Kemudian perjalanan dilanjutkan dengan bus mini ke daerah Aikmel dengan membayar Rp25.000, lalu dilanjutkan lagi ke Sembalun Lawang dengan biaya Rp25.000. Untuk total perjalanan dari bandara menuju Sembalun Lawang dibutuhkan waktu kurang lebih 5 jam.

Biaya

Sebelum mendaki, para pendaki akan dikenakan biaya retribusi saat masuk ke kawasan Gunung Rinjani. Biaya tersebut sebesar Rp10.000 dan sebagai pencatat bahwa ada beberapa pendaki yang sedang melakukan pendakian di Rinjani.

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

News Feed