by

Tempat Wisata Yang banyak diCari di Pelabuhan Ratu Atau Palabuhanratu

pelabuhan ratu adalah kota dari kabupaten sukabumi yang memiliki dua Iklim Cuaca yaitu musim panas dan musim hujan, pelabuhan ratu memiliki berbagai potensi wisata diantaranya, wisata alam , wisata budaya/tradisi, dan wisata sejarah.

Wisata alam pelabuhan ratu terdiri dari beberapa jenis wisata yaitu, wisata Laut ( Pantai ), kemudian wisata gunung, dan wisata air terjun . selanjutnya wisata budaya, kenapa pelabuhan ratu juga memiliki wisata budaya? Karena setiap daerah di pelabuhan ratu memiliki budaya dan tradisi yang berbeda-beda.  Kemudian yang terakhir wisata sejarah, wisata sejarah pelabuhan ratu terdapat hampir disemua tempat dan perkampungan, karena setiap perkampungan dipelabuhan ratu tidak lepas dari asal usul atau asal mula terbentuknya suatu kampung.

from IG dstrimrynt_

 

Selain daripada itu pelabuhan ratu juga dikenal dengan penyuplay hasil bumi yang lumayan cukup besar diantaranya, pisang, cengkeh, duren, dan masih banyak lagi hasil bumi lainnya. Selain dikirim keluar kota, hasil bumi juga dijual di berbagai tepat wisata di daerah pelabuhan ratu.

Warga masyarakat pelabuhan ratu  yang tinggal di pegunungan adalah pelaku utama dari hasil bumi, karena rata-rata warga masyarakat yang tinggal dipegunungan adalah petani dan pekebun dan  sumber mata pencaharian utama mereka adalah hasil bertani dan berkebun.  Umumnya yang ditanam warga pelabuhan ratu yang tinggal di pegunungan adalah durian, pete, pisang dan buah buahan lainnya, selain buah-buahan yang ditanam saat musim hujan tiba adalah Padi, karena padi adalah kebutuhan pokok warga masyarakat pelabuhan ratu.

Saat musim hujan tiba, selain daripada padi yang ditanam warga masyarakat pelabuhan ratu juga yang tinggal dipegunungan akan menanam pisang, yang dimana pisang tersebut akan berbuah setelah kurang lebih tujuh sampai delapan bulan, sehingga nanti saat musim panen tiba pisang tersebut akan menjadi hasil mingguan mereka, karena pada umumnya saat musim panen, pisang tidak akan langsung bisa dipanen semua karena umur pisang memiliki jarak yang berbeda-beda.

Setelah pisang yang menjadi pengasilan mingguan warga masyarakat pelabuhan ratu yang tinggal dipegunungan  masih ada pula haasil  tahunan yang dijual dan bisa dibilang penghasilan kedua setelah padi yaitu cengkeh, pohon cengkeh pun sama seperti tanaman-tanaman yang disebutkan diatas ditanamnya saat musim hujan, namun sedikit berbeda dari pisang dan padi. Cengkeh umunya setelah ditanam akan membutuhkan waktu yang cukup lama untuk dipanen yaitu antara lima hingga enam tahun. Namun saat cengkeh sudah memasuki musim panen pertama, maka ditahun- tahun berikutnya cengkeh akan terus berbuah sehingga cengkeh akan menjadi penghasilan tahunan warga masyarakat pelabuhan ratu yang tinggal di pegunungan.

Selain daripada hasil bumi pelabuhan ratu juga memiliki hasil laut (tangkapan ikan) yang melimpah dan hasil laut tersebut tidak hanya menutupi kebutuhan masyarakat setempat melainkan hasil laut sering dikirim ke berbagai wilayah di Indonesia diantataranya jakarta dan kota-kota besar lainnya, selain dikirim keluar kota ikan segar pun akan anda jumpai di pinggir-pinggir jalan .

Pada umumnya warga masyarakat pelabuhan ratu yang memiliki mata pencaharian dari hasil tangkapan ikan adalah warga sekitar pesisir pantai yang umumnya disebut Nelayan. Nelayan-nelayan inilah yang memberikan kontribusi terhadap kebutuhan masyarakat di daerah pelabuhan ratu serta luar dari pelabuhan ratu. Namun beda halnya saat musim badai  tiba para nelayan pesisir pantai tidak akan bisa mencari ikan dilaut karna kondisi tersebut cukup membahayakan keselamatannya.

Selama musim badai berlangsung para nelayan pesisir pantai di pelabuhan ratu akan beralih kegiatan dan melakukan hal yang sama seperti warga masyarakat pelabuhan ratu yang tinggal di daerah pegunungan yaitu ikut serta bertani dan berkebun hingga musim badai berlalu.

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

News Feed