by

Wisata air terjun yang ada di sukabumi-Jawa Barat

Bagi pecinta alam yang gemar bermain atau berwisata di air terjun, anda bisa melihat-lihat daftar curug yang bisa anda kunjungi di sukabumi jawa barat, yang akan saya uraiakan dalam postingan ini dan akan saya berikan ulasan tentang sejarah dari masing-masing curug/air terjun yang ada di sekitar sukabumi.
Dan di bawah ini adalah nama-nama curug yang ada di sukabumi jawa barat
1. Curug Cikanteh

Ada curug yang memiliki tiga nama sekaligus. Ini karena curug tersebut memiliki tiga tingkat terjunan air, yang paling dasar bernama Curug Sodong, lalu Curug Ngelai, dan terakhir Curug Cikanteh. Air terjun ini merupakan salah satu surga tersembunyi yang ada di Sukabumi. Anda harus menyusuri semak-semak, menyebrangi sungai, dan mendaki bukit hanya untuk menemui air terjun yang berdiri kokoh dengan keanggunannya.

nama curug di sukabumi

Curug cikanteh ini terletak di Dusun Cikanteh, Desa Ciwaru, Kabupaten Sukabumi, Propinsi Jawa Barat. Sekitar 4 km (1 jam perjalanan) dari pusat desa Ciwaru.

2. Curug Sawer

Kalau anda pernah berkunjung ke danau cantik Situ Gunung, anda pasti tahu air terjun yang manis satu ini. Ini karena air terjun ini masih berada dalam Kawasan Wisata Situ Gunung – Taman Nasional Gede-Pangrango (TNGP). Untuk menempuhnya anda membutuhkan perjuangan dan semangat khusus selain karena medannya yang menantang, jaraknya juga relatif jauh dari wisma yang ada di Situ Gunung.

Jika anda berminat, silakan catat alamatnya. Curug ini terletak di Desa Gedepangrango, Kecamatan Kadudampit, Kabupaten Sukabumi, Propinsi Jawa Barat.

Saya sarankan untuk mengunjunginya pada pagi hari tepat ketika sinar mentari menembus lembah-lembah dan bersinar di atas curug ini

3. Curug Cangkuang

Curug Cangkuang atau Curug Cidahu merupakan lokasi wisata alam yang terletak pada ketinggian 1.300 hingga 2.000 meter dari permukaan laut,dengan suhu udara antara 18 hingga 20  derajat celsius yang tepat berada di kaki Gunung Salak.

Bagi anda yang sudah biasa berkemah di Wana Wisata Cangkuang pasti kenal dengan nama air terjun ini. Walaupun udara pegunungan pada pagi hari benar-benar menggigit dan membuat anda menggigil tapi ketika menceburkan diri di kolam air terjun ini anda dijamin tidak lagi kedinginan. Suhunya lumayan hangat karena mengandung air belerang.

Yang menarik dari curug cangkuang ini bukan hanya datang dari seberapa keras perjuangan anda dalam menempuhnya, tapi juga warna dasar kolamnya yang memikat walaupun anda sebenarnya tahu bahwa itu karena adanya endapan belerang di dalamnya. Anda seperti menemukan kepuasan tersendiri ketika tiba dengan kaki pegal-pegal sembari menikmati air terjun itu lebih dalam.

Curug ini berada sekitar 1 km dari pinggir jalan aspal dekat pintu masuk gerbang dengan melewati kawasan hutan pinus. Sedangkan wana wisata Cangkuang yang menaunginya berada sekitar 12 km dari pinggir jalan Raya Sukabumi ke area Wana Wisata Cangkuang.

4. Curug Cikaso (Curug Luhur)

nama curug di sukabumi
Sebenarnya air terjun ini bernama Curug Luhur, tapi banyak masyarakat yang lebih suka menamainya Curug Cikaso dikarenakan ini airnya mengalir dari anak Sungai Cikaso.
Untuk menjangkau tempatnya kita butuh seorang pemandu, sebab rute menuju curug ini tidak memiliki penunjuk jalan sama sekali.
Jalur darat yang dilalui merupakan medan yang cukup sulit, selain karena tidak bisa dilalui dengan kendaraan roda empat maupun roda dua, anda juga harus melalui jalan-jalan kecil dan ladang milik penduduk.

Jika anda tidak suka berjalan di jalur darat, anda mungkin bisa lebih rileks dengan mengambil jalur sungai. Banyak wisatawan yang lebih suka mengambil jalur yang satu ini, selain karena kaki anda tidak perlu mengeluarkan banyak tenaga, anda juga hanya akan disuguhi pemandangan di sepanjang aliran sungai dari atas perahu boat yang anda tumpangi.

5. Curug Cigangsa

nama curug di sukabumi

Curug Cingangsa adalah salah satu air terjun dengan panorama alam yang memukau. Sama halnya dengan Curug Cikaso, untuk sampai ke lokasi Anda bisa berjalan kaki ataupun naik perahu kecil melalui sungai yang diantar oleh masyarakat di sana.

Curug Cigangsa terletak di dekat kecamatan Surade, Selatan Sukabumi atau sekitar 22 km sebelum ujung genteng. Curug ini merupakan curug yang megah dan indah. Dari Surade letaknya sekitar 1 km dari kota kecamatan, nah untuk mencapainya sungguh suatu tantangan. Mobil dapat dititipkan pada warga, rombongan harus berjalan kaki menuju curug cigangsa.

Perjalanan kaki ini sungguh memberikan kesan tersendiri, awalnya melalui jalan rata di sekitar persawahan dan perkebunan dan melintasi suangai nan jernih. Tak disangka sungai tersebut ternyata sungai di atas jalur aliran air curug. Setelah melewati sawah yang permai akhirnya jalan turun tajam, hati-hati jalan licin namun mengasyikkan.

6. Curug Piit

Dinamakan Curug Piit (Burung Pipit dalam bahasa sunda) karena kabarnya dulu banyak burung pipit bersarang di lokasi ini, Curug ini memiliki ketinggian sekitar 30 meter. Curahan airnya membentuk sebuah kolam berdiameter sekitar tujuh meter dan dalamnya empat meter. Airnya sangat dingin sehingga tidak bisa lama-lama berendam di kolam tersebut.Curug ini berada di dalam kawasan Taman Nasional Gunung Halimun. Selain Curug Piit di kawasan ini juga terdapat beberapa curug lagi, yaitu Curug Cimantaja dan Macan di Desa Cikiray Kecamatan Cikidang, Curug Cihanjawar, Walet dan Cikudapeh di sekitar perkebunan teh Nirrmala, Curug Citangkolo di Desa Mekarjaya Kecamatan Kabandungan, Curug Ciberang dan Cileungsing di sekitar Desa Leuwijamang, dan terakhir Curug Ciarnisah terletak di sekitar Desa Cibedug. Obyek yang menarik di Taman Nasional Gunung Halimun antara lain Curug (Air Terjun) Piit setinggi sekitar 25 meter dan Curug Macan setinggi sekitar 7 meter.

7. Curug Bibijilan

nama-nama curug disukabumi

Air Terjun Bibijilan berada di kawasan wisata Buni Ayu dan memiliki ketinggian sekitar 100 m dengan airnya yang dingin dan sejuk berwarna hijau tosca meluncur dari bebatuan kapur. Air terjun ini bertingkat-tingkat dan setiap tingkatannya dapat didaki hingga puncaknya. Jika musim hujan tiba, Curug Bibijilan tidak diperbolehkan untuk dikunjungi karena debit airnya yang tinggi dan cukup deras. Curug ini juga sering digunakan sebagai arena panjat tebing dan flying fox.

nama curug disukabumi

Nama bibijilan berasal dari bahasa sunda yang berarti bermunculan, dengan kata lain air yang bermunculan dari dalam perut bumi (dari dalam gua) membentuk teras aliran air dan kolam-kolam kecil.

8. Curug Cibeurem

nama curug di sukabumi

Curug Cibeureum ini memiliki ketinggian terjunan air 54 meter dan berada di kawasan konservasi Taman Nasional Gunung Gede Pangrango (TNGP), dengan ketinggian sekitar 1050 meter dari permukaan laut (dpl).

Lokasi terletak di kawasan wisata alam ”Pondok Halimun/PH” di hulu Sungai Cipelang, tepatnya di Desa Perbawati dan Desa Sundajaya Girang Kecamatan Karawang, Kabupaten Sukabumi, Propinsi Jawa Barat.

9.Curug Caweni

nama curug di sukabumi

Curug Caweni memiliki ketinggian terjunan air sekitar 15 m. Salah satu ciri khas Curug Caweni adalah adanya sebuah batu setinggi 7 m yang terdapat di tengah-tengah air terjun. Konon batu tersebut adalah Arca Caweni, putri yang pernah berkuasa di Cidolog. Nama Caweni atau cawene dalam bahasa sunda berarti ‘randa bengsrat’, janda yang masih suci karena berpisah sebelum melakukan hubungan intim dengan suaminya.

 

Terletak di Kampung Cilutung, Desa Cidolog, Kecamatan Cidolog, Kabupaten Sukabumi, Propinsi Jawa Barat.

10. Curug Pareang

nama curug di sukabumi

Curug Pareang sangat menawan dengan kenampakan sebagai sungai di dinding bukit. Pada saat musim kemarau, debit airnya kecil sehingga bisa didaki. Akan tetapi mendaki lereng melewati sungai ini sangat tidak disarankan karena licin dan berbahaya. Apabila mau melihat keindahan alam dari puncak, bisa mendaki lewat samping sungai (sudah ada jalan setapaknya).

Lokasi terletak di Desa Sindang Resmi, Kecamatan Jampang Tengah, Kabupaten Sukabumi, Propinsi Jawa Barat.

 

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

News Feed